Bima Arya juga bercerita mengenai perjalanan hidupnya meniti karir hingga menjadi walikota. Berawal dari dosen, peneliti, konsultan politik, dan ia akhirnya terjun ke politik praktis. Di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap politisi, Bima tak ragu ikut terjun di dalamnya. Menurutnya, malaikat dan penjahat akan selalu ada di manapun, tidak terkecuali di dunia politik. Pilihannya, ujar Bima, "mau jadi malaikat atau penjahat?"
Bima juga bercerita bagaimana cara dia memperkenalkan dan membiasakan keluarga dengan kesibukannya sebagai politisi. Ingin tahu lebih jauh jawaban sang walikota muda? Ismail Fahmi mewawancari Bima Arya di tepi sungai Yarra, Melbourne, Australia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar