Profesor Greg Barton mulai dikenal luas di Indonesia di masa awal era reformasi. Saat itu, ia meneliti tentang Islam tradisional dan politik di Indonesia. Di tengah masa penelitian tersebut, Greg berkenalan dengan Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid.
Secara pribadi, ia pun dekat dengan Abdurrahman Wahid. Menurutnya, kedua tokoh muslim Indonesia tersebut mampu menampilkan Islam yang universal yang pemikirannya mudah diterima oleh kalangan dengan latar belakang berbeda.
Lebih dari 30 tahun sudah Greg meneliti Islam modernitas dan politik di Indonesia. Selama itu juga, ia mengaku semakin mencintai Indonesia dan yakin bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah.
Mengapa ia tertarik dan konsisten mendalami kajian tentang Islam di Indonesia dalam kaitannya dengan politik serta modernitas? Apa pandangannya tentang masa depan partai politik bernuansa Islam di Indonesia? Bagaimana upayanya membangun kesepahaman antara Indonesia dan Australia melalui Australia-Indonesia Center? Lalu, Bagaimana pengalaman pribadinya bersama Gus Dur?
Selengkapnya, hanya di Bincang Jalan Edisi 4 bersama Profesor Greg Barton di Monash University, Caulfield, Australia. Dalam wawancara ini, Greg menjawab semua pertanyaan dalam bahasa Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar